
Hi, KIRKA – Menyikapi kelangkaan gas elpiji 3 kg (melon) yang terjadi di Kabupaten Tebo, sejumlah langkah telah diambil Pemkab Tebo. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perindag) Kabupaten Tebo Mardiansyah.
Salah satunya adalah himbauan dan monitoring terhadap agen hingga pangkalan telah lakukan. Pemkab Tebo juga sudah mengeluarkan surat edaran (SE) juga telah disampaikan kepada agen agar menekankan kepada pangkalan untuk pendistribusian gas melon kepada yang berhak menerima.
“Bahkan kita melakukan share informasi pengiriman gas melon melalui media sosial Perindag, mulai dari kapan jam jumlah tabung gas dikirim ke pangkalan”, kata Mardiansyah, Selasa (03/02/2026).
Diakui Mardiansyah, terjadi perubahan skema pengiriman dari Agen ke Pangkalan Gas. Skema pengiriman ini merupakan kebijakan langsung dari Pertamina. Jika sebelumnya dengan kuota pangkalan 1000 tabung, dikirim 2 kali. Kini pengiriman dilakukan 3-5 kali.
“Selama beberapa waktu terakhir kita juga melakukan operasi pasar gas Melon di sejumlah titik”, ungkapnya.
Untuk jumlah kuota sendiri, Mardiansyah menjelaskan tidak ada pengurangan. Diapun menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang. Selain itu, jika ada pangkalan menjual diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk dilaporkan.