Rabu, Januari 14News That Matters

Stok BBM di SPBU Melimpah, Masyarakat Dihimbau Tidak Panik

Hi, KIRKA – Beberapa hari terakhir di Kabupaten Tebo dihebohkan kelangkaan BBM, seluruh SPBU kehabisan stok BBM, akibatnya harga BBM di eceran melonjak tajam 18 ribu per liter. Saat ini pasokan BBM di SPBU terpantau sudah kembali tersedia, dan dipadati warga yang mengantre.

Salah satunya seperti yang terlihat di SPBU di KM 10 Jalinsum Tebo Bungo, masyarakat rela mengantri berjam-jam untuk mendapatkan BBM terutama solar dan Pertalite.

Diungkapkan oleh salah satu warga, Windarti dia rela mengantre lebih dari 2 jam untuk mendapatkan BBM, dia berharap kedepan khususnya Pertalite tidak terjadi kelangkaan lagi.

“Daripada beli 18 ribu di ketengan dak apa lah pak kita lama ngantre”, ungkapnya.

Terkait kondisi ini, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perindag) Kabupaten Tebo Mardiansyah mengatakan, langkanya BBM khususnya Pertalite belakangan ini disebabkan keterlambatan pengiriman.

“Saya himbau kepada masyarakat untuk tidak panik dan tetap membeli BBM di SPBU”, katanya dikonfirmasi (23/12/2025).

Diungkapkan Mardiansyah, melonjaknya harga Pertalite beberapa hari belakangan ini, selain disebabkan keterlambatan pengiriman juga disebabkan oleh oknum penimbun BBM.

Ditambah pelangsir BBM yang kini kian marak. Dia menghimbau kepada masyarakat yang mendapati adanya antrean pengisian di SPBU dipenuhi pelangsir BBM untuk segera melaporkan.

“Pertamina sudah mengeluarkan larangan, untuk itu masyarakat diminta tidak panik”, ungkapnya.

Kata dia, BBM khusus Pertalite sudah masuk hari ini, dan Pertamina menjamin tidak ada kelangkaan BBM, dijelaskannya untuk SPBU yang berada di KM 6 Jalinsum Tebo- Sungai Bengkal dan SPBU semabu tersedia stok 32.000 liter.

Kemudian SPBU KM 2 Jalinsum Tebo-Bungo disediakan BBM jenis Pertalite sebanyak 16.000 liter, selanjutnya SPBU KM Jalinsum Tebo-Bungo 10 sebanyak 16.000 liter.

“Selain itu, SPBU di Sungai Bengkal mendapatkan pasokan 24.000 liter dan SPBU yang berada di Rimbo Bujang sebanyak 16.000 liter”, ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *